Penggunaan AC sudah menjadi keharusan bagi para pengguna mobil. Tetapi seiring penggunaan AC, harus juga diikuti dengan perawatan berkala untuk mendapatkan kenyamanan maksimal dan terhindar dari masalah.

Penggunaan AC tanpa diiringi dengan perawatan dapat menimbulkan masalah. Seperti AC mengeluarkan bau tidak sedap, tidak dingin, mengeluarkan bunyi kencang, dan juga kebocoran. Berikut beberapa masalah pada AC dan cara mencegahnya.

1. AC berbau

Yang terutama tentunya terkait debu dan kotoran yang masuk ke dalam kabin. Bisa dari jendela yang terbuka atau penggunaan alas kaki yang kotor.

Debu dan kotoran tersebut tersedot ke dalam sistem sirkulasi AC dan menempel di evaporator. Karena lembab, bisa tumbuh jamur di evaporator yang menimbulkan bau tidak sedap.

Evaporator punya tugas penting karena hawa dingin yang dihasilkan oleh evaporator ditiup oleh blower menuju kabin mobil. Alhasil, bau apapun yang menempel di evaporator akan tercium oleh penumpang di kabin.

Sumber bau lain adalah penggunaan parfum mobil dengan kualitas rendah. Sama kasusnya dengan debu, uap parfum akan tersedot ke dalam sistem AC dan mengendap di evaporator. Dari sini bau tidak sedap kembali menjalar ke dalam kabin.

Proses yang sama juga terjadi ketika penumpang merokok di dalam mobil.

Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan guna mencegah AC bau adalah dengan rutin membersihkan kabin mobil. Terutama bagian depan di area karpet mobil karena dari situ udara kabin disedot oleh sistem AC mobil.

2. AC tidak dingin

Ini biasanya terjadi lantaran ada kebocoran di sambungan pipa AC dan evaporator. Termasuk pula evaporator dan kondensor yang kotor karena menghambat proses distribusi hawa panas dan dingin di dalam sistem sirkulasi AC.

Sebabnya bisa karena faktor usia, perawatan yang tidak tepat seperti servis di bengkel mobil yang kurang oke, penggunaan suku cadang yang bukan orisinil, serta jarang melakukan service berkala.

Jawaban dari masalah ini masuk ke area teknis. Seperti memeriksa kandungan freon di tabung penyimpan, membersihkan evaporator dan kondensor, serta mengganti filter AC agar tetap maksimal menyerap kotoran dan kandungan air di dalam sistem.

3. AC bunyi

Biasanya bunyi mendesis timbul dari expansion valve yang sedang bekerja. Masih wajar saja selama bunyinya tidak mengganggu.

Namun bila merasa tidak nyaman, dan sudah mulai mengganggu pasti ada masalah pada AC mobil Anda. Permasalahan yang ada bisa berasal dari motor blower AC yang rusak, seperti ada bagian yang kendor atau bilah kipas yang rusak.

Bahkan kotoran sepele seperti robekan kertas yang tersangkut bisa membuat AC bunyi. Lakukan pemeriksaan visual di sekitar kisi AC.

4. AC bocor

Hal ini biasanya ditandai dengan adanya tetesan air di lantai kabin. Biasanya disebabkan oleh selang pembuangan air dari evaporator yang tersumbat oleh kotoran dan meluber via sambungan selang.